You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Makanan Mengandung Boraks Ditemukan di Kantin Sekolah
photo Nurito - Beritajakarta.id

Makanan Mengandung Boraks Ditemukan di Kantin Sekolah

Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) DKI menemukan adanya zat kimia berbahaya di makanan yang dijual kantin sekolah.

Jajanan di sekolah belum sepenuhnya aman dari zat kimia berbahaya

Di SDN Cibubur 04 Pagi dan 06 Petang, dari 23 sampel yang diambil, dua di antaranya mengandung boraks. Sedangkan di SDN Cipinang Melayu 03 dan 04 Pagi, dari 42 sampel yang diambil, satu di antaranya mengandung boraks.

Wali Kota Jakarta Timur, Bambang Musyawardana mengatakan, ternyata saat ini kantin sekolah belum aman dari zat kimia berbahaya.

Makanan Berformalin Masih Ditemukan di Jakpus

"Jajanan di sekolah belum sepenuhnya aman dari zat kimia berbahaya. Karena buktinya masih ditemukan. Kalau hasilnya sudah nihil baru kita bilang aman 100 persen," kata Bambang saat meninjau SDN Cibubur 04 Pagi dan 06 Petang, Kamis (10/3).

Bambang melihat, pedagang di kantin sekolah mulai sadar. Sebab jumlah makanan yang mengandung zat kimia berbahaya itu semakin menurun. Ia berharap agar sekolah juga gencar sosialisasi ke pemilik kantin agar tidak menjual makanan dengan menggunakan zat kimia berbahaya.

Kepala BPOM DKI, Dwi Prawitasari mengatakan, sekolah harus ikut mengevaluasi kantin sekolah.

"Sekolah harus ikut secara ketat mengawasi agar tidak ada lagi makanan mengandung zat kimia berbahaya," tandasnya.

Pihaknya juga mengimbau agar pedagang tidak lagi menjual makanan atau minuman mengandung zat kimia berbahaya. Jika ternyata masih bandel juga maka pihaknya akan menyerahkan temuannya ini ke pihak kepolisian.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1210 personAnita Karyati
  2. Kelurahan Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

    access_time04-08-2026 remove_red_eye1203 personBudhi Firmansyah Surapati
  3. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye1013 personFakhrizal Fakhri
  4. Pelaku Usaha Ikan Hias Dilatih Budi Daya Ramah Lingkungan

    access_time04-08-2026 remove_red_eye968 personAnita Karyati
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye870 personBudhi Firmansyah Surapati